Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Dampak Menstrubasi

Jumat, 13 Januari 2012

Bukan rahasia lagi bila dorongan seks yang tidak tersalurkan bisa mengganggu kesehatan. Karena itu, masturbasi merupakan jalan keluar yang dianggap aman untuk meredakan gairah dan stres.

Sebenarnya kegiatan merangsang tubuh, khususnya organ intim, untuk memberi kepuasan seksual pada diri sendiri ini tidak berbahaya. Akan tetapi, kegiatan yang populer dengan sebutan seks swalayan ini juga punya efek samping yang buruk, mulai dari efek psikologis hingga menyebabkan ketagihan.
Salah satu dampak buruk masturbasi, menurut Dr Hernano Chavez, konsultan seks, adalah sulit mencapai klimaks saat berhubungan seks atau justru mempercepat ejakulasi atau ejakulasi dini.

“Dengan masturbasi, kita bisa mencapai orgasme sendiri. Lama-kelamaan otak akan terlatih untuk merespons sentuhan-sentuhan tangan sendiri dan mengurangi sensitivitas sentuhan yang berasal dari orang lain. Akibatnya, akan lebih sulit mencapai klimaks,” kata Chavez, seperti dikutip situs askmen.com.

Secara biologis, ketagihan masturbasi bisa memengaruhi otak dan zat-zat kimia dalam tubuh sehingga berpengaruh pada diproduksinya seks hormon secara berlebihan. Meski dampaknya pada tiap orang berbeda, masturbasi kronik ini bisa menyebabkan rasa lelah, sakit di bagian pelvic, sakit punggung, sakit di bagian testis, hingga rambut rontok.

Karena terbiasa memuaskan diri sendiri tanpa melibatkan orang lain, dikhawatirkan seseorang akan lebih menyukai aktivitas seks sendiri dibandingkan dengan pasangan. Padahal, hubungan seks yang sehat seharusnya bisa memuaskan kedua belah pihak.

Pada orang yang belum menikah, masturbasi yang terlalu sering akan menyebabkan kompulsif masturbasi yang bisa mengganggu kehidupan sehari-hari. Ketidakseimbangan antara hasrat dan kebutuhan pribadi ini bisa menimbulkan rasa pusing dan ingin marah bila belum onani. Pada akhirnya ini akan mengganggu pekerjaan serta hubungan sosial dengan orang lain.

Continue Reading...

Akibat Menstrubasi dan Onani

Masturbasi bukan hanya aktivitas sebagian para lajang. Sejumlah pria atau wanita menikah ternyata juga melakukan aktivitas itu. Sehatkah?

Aktivitas 'melayani' diri sendiri memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti membantu meningkatkan kualitas tidur, meredam stres, memperbaiki fungsi kekebalan tubuh, dan meningkatkan produksi endorfin.

Namun, di balik manfaatnya, masturbasi juga menyimpan efek negatif. Seperti dikutip dari laman Askmen, masturbasi yang tak dilakukan secara moderat bisa menyebabkan jerawat, kemandulan, kebutaan, hingga gangguan mental.

Ada baiknya mengetahui beberapa hal lain mengenai efek negatif masturbasi.

Ejakulasi Dini
Terlalu sering masturbasi menyebabkan ejakulasi dini. Ejakulasi berikutnya juga akan memakan waktu lama. Bagi pria yang masturbasi beberapa kali sebelum berhubungan intim, akan sulit mencapai klimaks.
Masalah lain yang timbul adalah berkurangnya sensitivitas terhadap sentuhan orang lain, dan lebih akrab dengan sentuhan diri. Terlalu sering melakukannya juga dapat memicu kulit lecet, pembengkakan organ intim karena tidak menggunakan pelumas.

Rasa bersalah
Masturbasi berdampak negatif secara psikologis. Banyak orang merasa malu dan bersalah setelah melakukannya karena terbentur nilai-nilai budaya, agama atau moral.
Tarik menarik antara kesenangan dan menahan diri berdampak pada harga diri, rasa percaya diri dan cinta. Perasaan bersalah dapat memicu efek psikosomatis seperti sakit kepala, sakit punggung, dan sakit kronis.

Masturbasi kronis
Masturbasi kronis mempengaruhi otak dan kimia tubuh akibat kelebihan produksi hormon seks dan neurotransmiter. Meski dampaknya pada setiap orang berbeda, terlalu sering masturbasi dapat memicu gangguan kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok.
Masturbasi berkaitan dengan berkurangnya produksi testosteron dan DHT. Berkurangnya produksi testosteron juga terkait dengan kebiasaan dan gaya hidup seperti konsumsi alkohol, merokok dan berolahraga.

Jika gaya hidup cenderung normal, namun memiliki kebiasaan masturbasi sebaiknya kurangi aktivitas seksual itu untuk mengurangi keluhan. Jika keluhan tak kunjung reda, hubungi dokter untuk pemeriksaan medis.

Masturbasi kompulsif
Masturbasi ini mempengaruhi kehidupan karena sudah menjadi kebiasaan. Sebagian pria yang masturbasi enam kali sehari bisa saja merasa produktif, sementara lainnya merasa sebaliknya.
Masturbasi kompulsif dapat berdampak negatif pada pekerjaan, hubungan dengan pasangan, harga diri, keuangan, dan sosial, jika tidak dapat menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi dan hasrat.

Sumber : http://gerry-tk.blogspot.com/2010/03/dampak-negatif-masturbasi-onani-bagi.html
Continue Reading...

Cara Mencegah Kemandulan

Minggu, 23 Oktober 2011

Awal pernikahan, mungkin Anda dan pasangan masih menunda kehamilan karena belum siap mental dan material. Namun saat Anda siap menjadi Moms, sebaiknya persiapkan segalanya dengan baik.

Mulai dari berhenti merokok hingga tahu cara mengatasi stres dan menjaga tubuh tetap subur. Berikut informasi lengkap mengenai langkah wanita tetap subur, seperti dilansir Cosmopolitan.

Pastikan tubuh tidak terjangkit penyakit infeksi kelamin
Kecuali jika Anda mengetahui pasangan Anda bebas penyakit, penggunaan kondom merupakan pencegahan penularan terbaik terhadap penyakit yang mengancam kesuburan, seperti Chlamydia dan Gonorrhea. Infeksi bakteri tersebut dapat masuk ke dalam rahim dan saluran telur, yang akhirnya menggiring ke penyakit lebih serius seperti Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau penyakit radang panggul. Menakutkannya, 1 dari 5 wanita yang mengidap penyakit radang panggul akan berakhir mandul.

Belajar atasi stres lebih baik
Stres dapat merusak siklus haid. Itulah mengapa saat Anda stres dapat mengalami haid lebih lama atau bahkan dua kali dalam sebulan. Sangat penting bagi Anda untuk mengatasi stres lebih baik dengan pandai-pandai mengatur waktu yang tepat agar tubuh dapat beristirahat.
 
Berhenti merokok
Dampak nikotin pada perokok adiktif maupun mereka yang merokok hanya sekali-kali sama buruknya. Pasalnya, racun dalam rokok mampu merasuk ke dalam saluran telur dan merusak kromosom telur, lalu melemahkan kemampuan tubuh untuk menghasilkan estrogen, yang diteruskan tubuh ke rahim agar dapat hamil.

Menambah berat tubuh Ketika tubuh wanita terlalu kurus, kemungkinan proses ovulasi Anda akan berhenti. Itulah sebabnya Anda membutuhkan sedikit lemak agar dapat hamil. Pastikan Body Mass Index (BMI) Anda berkisar antara 20 hingga 25.

Kurangi konsumsi seafood
Beberapa menu laut mengandung tingkat mercuri tinggi yang berhubungan juga dengan kemandulan, keguguran, dan kehamilan cacat. Tapi jangan meninggalkan menu ikan sama sekali, karena ikan kaya protein, dan nutrisi penting lainnya. Pastikan Anda memilih menu udang, ikan salmon, dan tuna.

Pil kontrasepsi tidak menyebabkan kemandulan

Mitos ini perlu diperbaiki. “Pil kontrasepsi tidak menyebabkan dampak buruk pada kesuburan,” ungkap Dr Ringler, dokter spesialis kesuburan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Waspadai kemandulan terutama saat Anda berusia lebih dari 35 tahun

Jangan menunda kehamilan terlalu lama. Sekalipun sehat, tapi waktu biologis tubuh Anda terus berjalan. Wanita terlahir dengan 1 juta telur, tapi lambat laun seiring dengan usia, misalnya saat Anda berusia di pertengahan 30 tahun, telur akan berkurang menjadi 30.000. Itu belum termasuk risiko keguguran dan penyakit genetik. Bagi wanita berusia di bawah 30 tahun, kemungkinan hamil pada masa satu siklus adalah 25 persen. Ketika mencapai usia 40 tahun, kemungkinan itu merosot ke angka 5 persen

Continue Reading...

Kanker Payudara Pada Pria

Kamis, 20 Oktober 2011

Kanker payudara pada pria adalah penyakit yang langka. Kurang dari 1% kanker payudara terjadi pada pria. Mungkin akan terlintas dalam pikiran kita : Pria tidak mempunyai payudara, bagaimana mereka bisa terkena kanker payudara? Yang benar adalah bahwa remaja laki-laki dan perempuan, pria dan wanita semua mempunyai jaringan payudara. 

Berbagai macam hormone pada wanita/gadis menstimulasi jaringan pada payudara sedemikian rupa sehingga membentuk payudara penuh. Sedangkan pada tubuh pria secara normal tidak ada stimulasi hormone pada payudara. Akibatnya jaringan payudaranya tetap kecil dan rata. Ada juga, sering kita lihat pria / anak laki-laki dengan ukuran payudara besar. Biasanya itu hanya karena gemuk. Tapi kadang ada beberapa pria jaringan kelenjar payudaranya tumbuh, itu disebabkan karena mereka menggunakan beberapa obat, pecandu alcohol, pengguna marijuana atau mempunyai tingkat hormone yang tidak normal.

Karena kanker payudara pada pria sangat jarang, beberapa kasus saat ini sedang dipelajari. Tapi apabila kasus-kasus itu dikumpulkan maka akan didapat hasil sebagai berikut , Tanda-tanda yang harus diwaspadai :
  1. Terasa benjolan di payudara
  2. Puting terasa sakit
  3. Puting berubah bentuk ( biasanya menekuk kedalam )
  4. Keluar cairan dari putting ( bisa bening atau darah )
  5. Nyeri pada puting atau areola ( area yang berwarna gelap didaerah puting )
  6. Pembesaran kelenjar getah bening dibawah lengan ( ketiak )
Perlu diingat bahwa pembesaran kedua payudara pada pria biasanya bukan kanker. Keadaan ini dalam kedokteran disebut gynecomastia.

Suatu studi tentang kanker payudara pada pria menemukan bahwa waktu yang diperlukan antara tanda-tanda awal hingga diagnose membutuhkan waktu 19 bulan, atau bisa lebih dari satu tahun. Ini mungkin disebabkan karena orang tidak menyangka / mengharap kanker payudara terjadi pada pria, sehingga sangat jarang yang terdeteksi dini. Jadi, seperti yang terjadi pada wanita juga, apabila terjadi perubahan yang mencolok pada payudaranya, pria juga sebaiknya segera ke dokter. Karena semakin cepat terdeteksi maka kemungkinan sembuh lebih besar.

Sangat perlu dimengerti, factor resiko kanker payudara pada pria, terutama karena pria tidak mengadakan screening/pemeriksaan secara rutin untuk tujuan mengetahui ada/ tidaknya kanker pada payudaranya. Hal ini karena tidak terpikir bahwa ini bisa terjadi. Akibatnya kanker payudara pada pria biasanya pada deteksi awal kebanyakan sudah mencapai stadium lanjut.
Dibawah ini adalah factor-faktor yang bisan menaikkan resiko pria terkena kanker payudara :

1. Usia,
Seperti juga pada wanita, usia bertambah resiko juga bertambah. Usia rata-rata pria yang didiagnose terkena kanker payudara adalah 67 tahun. Itu berarti bahwa separoh pria yang didiagnose terkena kanker payudara adalah berusia diatas 67 tahun. Dan setengahnya lagi dibawah usia itu.




2. Kadar Estrogen yang tinggi,
Sel payudara tumbuh, baik yang normal ataupun abnormal, itu distimulasi oleh adanya hormone estrogen. Pria bisa mempunyai level estrogen yang tinggi karena beberapa hal :
  • Menggunakan obat-obat hormonal
  • Terlalu gemuk, sehingga meningkatkan produksi hormone estrogen
  • Terexpose estrogen dari lingkungan ( misalnya berasal dari estrogen atau hormone lain yang digunakan untuk menggemukkan ternak sapi, campuran / turunan dari produk pestisida, yang menyerupai efek estrogen dalam tubuh )
  • Pecandu alcohol, yang dapat mengurangi fungsi lever dalam mengatur kadar estrogen dalam darah.
  • Mempunyai penyakit lever, yang biasanya mengakibatkan pada kadar endrogen ( hormone laki-laki ) yang rendah, sebaliknya kadar estrogen ( hormone wanita ) tinggi. Ini juga menaikkan resiko terjadi gynecomastia dan kanker payudara.
3. Klinefelter Syndrome
Mempunyai kadar hormone endrogen yang rendah dan kadar estrogen tinggi. Sehingga mempunyai resiko mendapatkan penyakit gynecomastia dan kanker payudara. Klinefelter syndrome adalah: kondisi yang terjadi saat lahir ( terjadinya,1 berbanding 1000 pria ). Normalnya laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Tapi, pria dengan syndrome ini mempunyai lebih dari satu kromosom X ( kadang empat ). Tanda-tanda syndrome ini adalah : Mempunyai kaki lebih panjang, suara tinggi, jenggot yang tipis dibandingkan rata-rata pria, mempunyai testis kecil daripada ukuran normal dan infertile ( tidak bisa memproduksi sperma )

4.
Mempunyai riwayat keluarga yang banyak menderita kanker payudara atau perubahan genetic
Riwayat keluarga dapat menaikkan resiko terkena kanker payudara, terutama apabila didalam keluarga ada pria yang terkena kanker payudara. Juga apabila terbukti adanya gen abnormal kanker payudara didalam riwayat keluarga. Pria yang mewarisi gen abnormal BRCA1 dan BRCA2 resiko terkena kanker payudara meningkat. Tapi bisa juga terjadi pada pria yang tidak mempunyai riwayat keluarga terkena kanker payudara dan tidak mewarisi gen abnormal tersebut.

5. Terpapar radiasi
Memperoleh terapi radiasi didada sebelum usia 30 tahun, khususnya semasa remaja, meningkatkan resiko terkena kanker payudara. Ini terlihat pada remaja-remaja pria yang memperoleh radiasi untuk pengobatan penyakit Hodgkin. ( Disini tidak termasuk terapi radiasi untuk pengobata kanker payudara ).
Untuk masalah diagnose dan pengobatan sama dengan kanker payudara pada wanita.

Diterjemahkan dari breast cancer.org
Sumber : http://kankerpayudara.wordpress.com/2008/01/06/kanker-payudara-pada-pria/
Continue Reading...

Meletakkan Laptop Di Pangkuan Paha Bisa Menimbulkan Kemandulan ?

Sebagian besar masyarakat sering meletakkan laptop di pangkuan pahanya. Tetapi cara ini sebaiknya tidak dilakukan lagi, terutama bagi kaum laki-laki. Studi menemukan laptop di paha bisa meningkatkan suhu testis.

Meletakkan laptop di pangkuan paha bisa meningkatkan suhu di daerah sekitarnya, termasuk temperatur testis (buah zakar). Jika kondisi ini terus terjadi, maka akan memengaruhi kualitas spermanya. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Fertility and Sterility menuturkan sebaiknya seseorang meletakkan laptopnya di atas sebuah meja.

Peneliti mengukur suhu di skrotum (buah zakar) 29 laki-laki muda yang sering meletakkan laptop di pangkuan pahanya. Diketahui suhu skrotum laki-laki tersebut menjadi lebih cepat panas atau naik, bahkan jika partisipan menggunakan pelapis atau bantalan di bawah laptopnya.

''Saat ini jutaan orang muda yang masih berada dalam rentang usia reproduktif menggunakan laptop. Tetapi ternyata dalam waktu 10-15 menit suhu skrotumnya sudah melebihi temperatur aman, namun mereka tidak merasakannya,'' ujar Dr. Yefim Sheynkin, seorang urolog dari State University of New York di Stony Brook, seperti dikutip dari Reuters

Sheynkin menuturkan sejauh ini memang belum ada penelitian yang benar-benar menguji dampak laptop terhadap kesuburan pria. Tetapi penelitian sebelumnya telah menunjukkan jika suhu skrotum naik lebih dari 1 derajat Celsius sudah cukup untuk menyebabkan kerusakan sperma.

Dalam keadaan normal, suhu testis atau skrotum memang lebih dingin beberapa derajat dari bagian dalam tubuh. Hal ini diperlukan untuk memproduksi sperma.

''Saya tidak mengatakan orang yang baru menggunakan laptop akan menjadi tidak subur. Tetapi terlalu sering menggunakan laptop bisa memengaruhi masalah reproduksi, karena skrotum tidak memiliki waktu untuk mendinginkan temperaturnya,'' ungkap Sheynkin.

Posisi duduk saat memangku laptop kemungkinan juga turut memengaruhi, orang yang duduk diam dengan kaki tertutup akan mengalami peningkatan suhu yang lebih cepat dibandingkan dengan orang yang duduk dengan posisi kaki melebar. Selain itu bantalan laptop yang digunakan juga tidak bisa berbuat banyak untuk mendinginkan testis, dan mungkin hanya akan memberikan rasa aman palsu bagi laki-laki tersebut.

Dr. James Smith, ahli urologi dari University of California, Chicago menuturkan konsekuensi testis yang terus mengalami overheating (hipertermia skrotum) belum dipastikan akan menjadi permanen atau tidak, tetapi membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mengatasinya dan membuat pasangannya menjadi sulit untuk hamil.

Sumber : http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberitaminggu&kid=24&id=47385
Continue Reading...

Hipotermia Pada Bayi

Sabtu, 15 Oktober 2011

Bayi hipotermia adalah bayi dengan suhu badan di bawah normal. Suhu normal pada bayi neonatus adalah adalah 36,5-37,5 derajat Celsius (suhu ketiak). Gejala awal hipotermi apabila suhu kurang dari 36 derajat Celsius atau kedua kaki dan tangan teraba dingin.

Bila seluruh tubuh bayi terasa dingin maka bayi sudah mengalami hipotermi sedang (suhu 32–36 derajat Celsius). Disebut hipotermi berat bila suhu < 32 derajat Celsius, diperlukan termometer ukuran rendah (low reading thermometer) yang dapat mengukur sampai 25 derajat Celsius.

Gejala

Adapun beberapa gejala hipotermi yang biasa ditemukan pada bayi baru lahir adalah:

• Bayi tidak mau minum/menyusu
• Bayi tampak lesu atau mengantuk saja
• Tubuh bayi terasa dingin
• Dalam keadaan berat, denyut jantung bayi menurun dan kulit tubuh bayi mengeras (sklerema).

Hangatkan Tubuh Bayi

Luas permukaan tubuh pada bayi baru lahir (utamanya jika berat badannya rendah), relatif lebih besar dibandingkan dengan berat badannya sehingga panas tubuhnya cepat hilang.

Nah, pada cuaca dingin, suhu tubuh bayi cenderung menurun. Hal itu lah yang memungkinkan terjadinya hipotermia. Yang dapat Moms lakukan adalah mengenali gejala-gejalanya dan memberikan pertolongan pertama yang tepat. Langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah menghangatkan tubuh si bayi dengan metoda kanguru yakni mendekap bayi di dada ibu dan keduanya diselimuti.

Kenali Sebabnya!

Berdasarkan kejadiannya, hipotermia dibagi atas:

1. Hipotermia sepintas, yaitu penurunan suhu tubuh 1–2 derajat Celsius sesudah lahir. Suhu tubuh akan menjadi normal kembali sesudah bayi berumur 4-8 jam, bila suhu lingkungan diatur sebaik-baiknya. Biasanya hal ini terdapat pada BBLR, hipoksia (suatu keadaan dimana suplai oksigen tidak mencukupi untuk keperluan sel, jaringan atau organ), ruangan tempat bersalin yang dingin, bila bayi tidak segera dibungkus setelah lahir, terlalu cepat dimandikan (kurang dari 4 jam sesudah lahir), dan pemberian morfin pada ibu yang sedang bersalin.

2. Hipotermia akut terjadi bila bayi berada di lingkungan yang dingin selama 6-12 jam. Umumnya terdapat pada bayi dengan BBLR di ruang tempat bersalin yang dingin, inkubator yang tidak cukup panas, kelalaian terhadap bayi yang akan lahir, yaitu diduga mati dalam kandungan tetapi ternyata hidup dan sebagainya. Gejalanya adalah lemah, gelisah, pernapasan dan bunyi jantung lambat serta kedua kaki dingin.

Terapi yang dilakukan adalah dengan segera memasukkan bayi ke dalam inkubator yang suhunya telah diatur menurut kebutuhan bayi dan dalam keadaan telanjang supaya dapat diawasi dengan teliti.

3. Hipotermia sekunder. Penurunan suhu tubuh yang tidak disebabkan oleh suhu lingkungan yang dingin, tetapi oleh sebab lain seperti sepsis, sindrom gangguan pernapasan dengan hipoksia atau hipoglikemia, perdarahan intra-kranial tranfusi tukar, penyakit jantung bawaan yang berat, dan bayi dengan BBLR serta hipoglikemia. Pengobatannya ialah dengan mengobati penyebabnya, misalnya dengan pemberian antibiotik, larutan glukosa, oksigen, dan sebagainya.

Pemeriksaan suhu tubuh pada bayi yang sedang mendapat tranfusi tukar harus dilakukan beberapa kali karena hipotermia harus diketahui secepatnya. Bila suhu tubuh bayi sekitar 32 derajat Celsius, tranfusi tukar harus dihentikan untuk sementara waktu sampai suhu tubuh menjadi normal kembali.

4. Cold injury, yaitu hipotermia yang timbul karena terlalu lama dalam ruangan dingin (lebih dari 12 jam). Gejalanya ialah lemah, tidak mau minum, badan dingin,  suhu berkisar antara 29,5–35 derajat Celsius, tak banyak bergerak, edema, serta kemerahan pada tangan, kaki, dan muka seolah-olah bayi dalam keadaan sehat; pengerasan jaringan subkutis.

Bayi seperti ini sering mengalami komplikasi infeksi, hipoglikemia, dan perdarahan. Pengobatannya ialah dengan memanaskan secara perlahan-lahan, antibiotik, pemberian larutan glukosa 10 persen, dan kortikosteroid

Sumber http://lifestyle.okezone.com
Continue Reading...

Penyakit Hipotermia

Hipotermia adalah kondisi di mana tubuh kita mengalami penurunanan suhu inti ( suhu organ dalam ). Hipotermia bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan di seluruh tubuh ( Edema Generalisata ), menghilangnya reflex tubuh ( areflexia ), koma, hingga menghilangnya reaksi pupil mata. Disebut hipotermia berat bila suhu tubuh kurang dari 320C. Untuk mengukur suhu tubuh pada hipotermia diperlukan termometer ukuran rendah ( low reading termometer ) sampai 250C. Di samping sebagai suatu gejala, hipotermia dapat merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian.

Beberapa jenis hipotermia, yaitu:
a. Accidental hypothermia terjadi ketika suhu tubuh inti menurun hingga 35°c.
b. Primary accidental hypothermia merupakan hasil dari paparan langsung terhadap
udara dingin pada orang yang sebelumnya sehat.
c. Secondary accidental hypothermia merupakan komplikasi gangguan sistemik
( seluruh tubuh ) yang serius. Kebanyakan terjadinya di musim dingin ( salju ) dan iklim dingin.

Penyebab Hipotermia : Yang pasti ada kontak dengan lingkungan dingin, ada gangguan penyakit yang tengah diderita, penggunaan obat - obatan ataupun alkohol serta radang pancreas.

Gejala dan Indikasi Penyakit Hipotermia

a. Gejala awal hipotermia apabila suhu kurang dari 360C atau kedua kaki dan tangan terasa dingin.

b. Gigi gemeretakan, merasa sangat letih dan mengantuk yang sangat luar biasa.
Selanjutnya pandangan mulai menjadi kabur, kesigapan mental dan fisik menjadi
lamban.

c. Bila tubuh korban basah, maka serangan hiportemia akan semakin cepat dan hebat.

Selain itu bila angin bertiup kencang, maka pendaki akan cepat sekali kehilangan panas tubuhnya. Jadi kalau badan basah kuyub kehujanan dan angin bertiup kencang, maka potensi hipotermia menjadi semakin cepat terjadi.

Puncak dari gejala hipotermia adalah korban tidak lagi merasa kedinginan, tapi dia malah merasa kepanasan, dalam bukunya Norman Edwin disebut “paradoxical feeling of warmt”. Oleh karena itu si korban akan melepas bajunya satu per satu dan tetap masih merasa kepanasan.

d. Hipotermia menyerang saraf dan bergerak dengan pelan, oleh karena itu sang korban tidak merasa kalau dia menjadi korban hipotermia. Dari sejak korban tidak bisa menahan kedinginan sampai malah merasa kepanasan di tengah udara yang terasa membekukan, korban biasanya tidak sadar kalau dia telah terserang hipotermia.

e. Dalam kasus penderita hipotermia yang sampai pada taraf  “paradoxical feeling of warmt” selain merasa kepanasan dia juga terkena halusinasi. Akan tetapi, dalam banyak hal lainnya, halusinasi juga telah terjadi walau si korban tidak sampai mengalami “paradoxical feeling of warmt”. Yang jelas, ketika si korban hipotermia sudah kehilangan kesadaran, maka dia akan mudah terkena halusinasi. Dan faktor halusinasi ini yang sangat berbahaya karena korban akan “melihat bermacam-macam hal” dan dia akan mengejar apa yang dilihatnya itu tanpa menghiraukan apa-apa yang ada di hadapannya. Jadi tidaklah mengherankan kalau banyak korban hipotermia ditemukan jatuh ke jurang telah meninggal dunia.

Pencegahan serta pengobatan Hipotermia

Jalan nafas harus tetap terjaga juga ketersediaan oksigen yang cukup. Penanganan hipotermia adalah penstabilan suhu tubuh dengan menggunakan selimut hangat ( tapi hanya pada bagian dada, untuk mencegah turunnya tekanan darah secara mendadak ) atau menempatkan pasien di ruangan yang hangat. Berikan juga minuman hangat ( kalau pasien dalam kondisi sadar ).

Pencegahannya :  Gejala kedinginan yang lebih parah akan membuat gerakan tubuh menjadi tidak terkoordinasi, berjalan sempoyongan dan tersandung-sandung. Pikiran menjadi kacau, bingung, dan pembicaraannya mulai ngacau. Kulit tubuh terasa sangat dingin bila disentuh, nafas menjadi pendek dan lamban. Denyut nadi pun menjadi lamban, seringkali menjadi kram bahkan akhirnya pingsan. Untuk membantu penderita sebaiknya jangan cepat-cepat menghangatkan korban dengan botol berisikan air panas atau membaringkan di dekat api atau pemanas. Jangan menggosok-gosok tubuh penderita. Jika korban pingsan, baringkan dia dalam posisi miring. Periksa saluran pernafasan, pernafasan dan denyut nadi. Mulailah pernafasan buatan dari mulut dan menekan dada.

a. Pindahkan ke tempat kering yang teduh. Ganti pakaian basah dengan pakaian kering yang hangat, selimuti untuk mencegah kedinginan. Jika tersedia, gunakan bahan tahan angin, seperti alumunium foil atau plastik untuk perlindungan lebih lanjut. Panas tubuh dari orang lain juga bagus untuk diberikan, suruh seseorang melepas pakaian, dan berbagi pakai selimut dengan si korban. Jika penderita sadar, berikan minuman hangat
jangan memberikan minuman alkohol. Segeralah cari bantuan medis.

b. Bila kita melakukan kegiatan luar ruangan ( pendakian gunung khususnya ) pada musim hujan atau di daerah dengan curah hujan tinggi, harus membawa jas hujan, pakaian hangat ( jaket tahan air dan tahan angin ) dan pakaian ganti yang berlebih dua tiga stel, serta kaus tangan dan topi ninja juga sangat penting. Perlengkapan yang tidak kalah pentingnya adalah sepatu pendakian yang baik dan dapat menutupi sampai mata kaki, jangan pakai sendal gunung atau bahkan jangan pakai sendal jepit.

c. Bawa makanan yang cepat dibakar menjadi kalori, seperti gula jawa, coklat dll. Dalam
perjalanan banyak “ngemil” untuk mengganti energi yang hilang.

d. Bila angin bertiup kencang, maka segeralah memakai perlengkapan pakaian hangat,
seperti jaket dan kaus tangan. Kehilangan panas tubuh tidak terasa oleh kita, dan tahu-
tahu saja kita jatuh sakit.

e. Bila hujan mulai turun bersegeralah memakai jas hujan, jangan menunggu hujan
menjadi deras. Cuaca di gunung tidak dapat diduga. Hindari pakaian basah kena hujan.

f. Bila merasa dirinya lemah atau kurang kuat dalam tim, sebaiknya terus terang pada
team leader atau anggota seperjalanan yang lebih pengalaman untuk mengawasi dan
membantu bila dirasa perlu.

g. Semangat dan jangan gampang menyerah bila kondisi mulai memburuk.

Faktor kecelakaan dan bahkan kematian pendaki gunung, Hipotermia mengambil peranan yang cukup besar. Maka mulailah dari hal kecil, jangan suka minum - minuman keras alkohol saat melakukan pendakian. Kadang beralasan, bisa menghangatkan badan jika minum alkohol, tak masuk akal bukan jika prakteknya di buat gaya - gayaan? Menandakan jiwa dan pribadi tak bertanggung jawab, pada diri sendiri dan pada orang lain. Selamat bertualang kawan semua dan jaga kesehatan raga...

Sumber : http://www.mapala09.org
Continue Reading...

Kanker Prostat

Minggu, 09 Oktober 2011

Prostat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria. Fungsi utama prostat adalah memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.

Prostat seringkali membesar secara bertahap setelah usia 50 tahun. Pada usia 70 tahun, 80% pria memiliki prostat yang membesar. Banyak pria lansia yang mengalami masalah buang air kecil karena pembesaran prostat (non-kanker). Pada beberapa pria, pembesaran ini diikuti oleh tumbuhnya kanker.



Kanker Prostat

Kanker prostat terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun.


Penyebab

Seperti halnya kanker lain, penyebab kanker prostat tidak diketahui. Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker tersebut:
  • Usia. Kebanyakan kasus terjadi pada pria usia lanjut.
  • Riwayat keluarga dan faktor keturunan. Bila ayah atau abang Anda terkena kanker prostat pada usia relatif muda (di bawah 60), risiko Anda lebih tinggi. Juga bila saudara perempuan Anda terkena kanker payudara.
  • Suku bangsa. Pria Asia memiliki risiko lebih rendah dibandingkan pria kulit hitam atau kulit putih.
  • Paparan logam cadmium

Gejala

Pertumbuhan kanker prostat seringkali sangat lambat, bisa tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Dengan semakin membesarnya kanker, keluhan mulai muncul karena desakan pada uretra menimbulkan iritasi atau menyumbat aliran air seni. Gejala yang timbul antara lain:
  • Air seni tidak lancar. Aliran urin lemah dan butuh waktu lebih lama untuk menuntaskan kencing.
  • Penundaan. Anda mungkin harus menunggu beberapa saat di toilet sampai air seni mulai mengalir.
  • Tetesan. Sedikit air seni mungkin menetes dan menodai celana dalam Anda tidak lama setelah Anda selesai kencing di toilet.
  • Frekuensi. Anda lebih sering kencing daripada biasanya.
  • Urgensi. Anda merasa sangat ‘kebelet’ kencing tiba-tiba.
  • Kurang tuntas. Anda merasa kencing Anda tidak betul-betul tuntas.
Catatan: semua gejala di atas banyak dirasakan pria lansia. Kebanyakan mereka yang merasakannya hanya terkena pembesaran prostat non-kanker. Sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.
  • Gejala lain seperti sakit di pangkal penis atau air seni berdarah hanya terjadi pada kanker prostat stadium lanjut.

Diagnosis

Bila dokter mencurigai Anda terkena kanker prostat, dia akan melakukan beberapa hal berikut:
  • Perabaan melalui anus (digital rectal examination). Dengan mengenakan sarung tangan, dokter akan memasukkan jarinya ke lubang anus untuk meraba bagian belakang kelenjar prostat. Bila dirasakan ada pembesaran atau pengerasan, tes lain akan dilakukan untuk mendiagnosis lebih lanjut.
  • Tes darah. Tes darah diperlukan untuk mengukur antigen khusus prostat (PSA). PSA adalah protein yang diproduksi baik oleh sel prostat normal maupun kanker. Semakin tua, semakin banyak PSA yang kita produksi. Meskipun tidak konklusif, kandungan PSA tinggi dapat mengindikasikan Anda terkena kanker. Pada tahap pengobatan, penurunan kadar PSA menandakan efektivitas terapi yang dijalankan.
  • Tes PCA3. Adanya kadar PCA3 yang lebih tinggi di urin menunjukkan kehadiran kanker prostat. Tes ini lebih akurat dibandingkan tes darah (PSA), tetapi tidak semua fasilitas medis menyediakannya.
  • Biopsi. Biopsi adalah pengambilan sedikit sampel jaringan tubuh untuk diperiksa di bawah mikroskop. Biopsi mungkin harus dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker prostat dengan menggunakan jarum yang dimasukkan ke lubang anus Anda. Beberapa sampel biasanya diambil pada bagian-bagian yang berbeda dari prostat.
  • CT scan, MRI scan dan pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut tingkat penyebaran kanker.

Stadium Kanker Prostat

Pada tahap awal kanker prostat masih terlokalisasi, namun pada tingkat lanjut dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh seperti tulang dan nodus limfa di selangkangan. Stadium kanker prostat ditentukan oleh seberapa jauh tingkat penyebarannya.
Stadium kanker prostat menggunakan sistem TNM, T=tumor, N=nodus, M=metastase:
  • T1 = tumor hanya ada di dalam prostat, belum dapat dirasakan melalui perabaan lewat anus.
  • T2 = tumor masih di dalam prostat, sudah dapat dirasakan melalui perabaan.
  • T3 = tumor sudah menyebar ke jaringan sekitarnya seperti kelenjar seminal vesicle yang memproduksi semen
  • T4 = tumor telah menyebar ke tulang atau nodus limfa
  • N1-3 berarti kanker telah menyebar ke nodus/kelenjar limfa. N0 berarti belum menyebar ke nodus.
  • M diikuti 1a, b atau c menunjukkan kanker telah menyebar ke tulang atau organ tubuh lain.

Terapi

Penanganan kanker prostat sangat kompleks, di antaranya dengan pembedahan, radioterapi, terapi hormon, dan kemoterapi. Biasanya kombinasi lebih dari satu metode terapi tersebut dijalankan. Penanganan yang dilakukan tergantung pada:
  • Ukuran, stadium kanker dan derajat keganasannya (tingkat PSA).
  • Kondisi pasien: usia, kesehatan umum, dan preferensinya.
Continue Reading...

Bahaya Onani Bagi Remaja Laki-Laki/Pria Muda

Jumat, 07 Oktober 2011




 99% remaja laki-laki di dunia ini pada umumnya pasti sudah pernah melakukan masturbasi / onani, biasanya dilakukan antara umur 17 s.d 20 tahun. Banyak yang mengungkapkan ‘kebiasaan’ ini normal, dan tak jarang yang mengatakan ini tidak baik.

Soalnya hal ini dianggap ‘biasa’ karena dorongan hormon testosteron sedang aktifnya pada umur 17 s.d 20 tahun.Namun Jika dilihat dari sisi norma manusia dan agama, sudah pasti dilarang. Jadi, mana yang benar sob?

Gw akan mengajak lo untuk menelaah lebih jauh kebaikan dan keburukan dari onani bagi para remaja laki-laki.
Keuntungan:


  1. Agar tidak ‘kaget’ pada MP / Malam Pengantin / Malam Pertama.
  2. (Katanya) Mr. P bisa besar, panjang, dan kuat. (ini tidak benar)
  3. Mencegah kanker prostat. (mungkin ya, mungkin tidak)
Keburukan:
(secara fisik)
  •   Berpotensi terhadap ejakulasi dini kelak jika melakukan hubungan seksual dengan istri.
  •   Resiko terserang kanker prostat di usia senja makin besar.
  •   Kemungkinan Mr. P dan Testis ‘cepat rusak’.
  •   Konsentrasi susah / sulit fokus.
  •   Tidur tidak nyenyak / insomnia.
  •   Jantung berdebar terus menerus.
  •   Paru-paru bekerja tidak optimal / nafasnya cepat.
  •   Kepala sering pusing.

(secara mental)
  • Perasaan bersalah setelah onani.
  • Pada beberapa kasus, banyak anak muda yang kecelakaan ketika beraktifitas / bekerja akibat tidak fokus / konsentrasi.
  • Jadi sering melamun.

  Berpotensi terserang penyakit psikologi yang bernama ‘Bipolar Disorder’ (Gangguan Bipolar), jika terserang penyakit ini akan sulit disembuhkan, obatnya adalah kekuatan iman. Hasil dari penyakit ini jika makin parah akan menjadi sex maniac / seks maniak.
Jika sudah terbiasa onani, maka ketika ditahan untuk tidak melakukannya, sang sperma akan keluar dengan sendirinya (ini kasus paling kronis). Karena ini adalah hasil dari perintah otak yang tidak dapat ‘menahannya’.
  • Mudah marah, pelampiasannya adalah onani
  • Bagaimana? Kaget? Bingung? Memang fakta-fakta di atas adalah benar adanya. Jadi, cegahlah sejak dini. Lalu, bagaimana cara mencegahnya?
  • Ini caranya:
  • Rajin beribadah / mendekatkan diri ke agama dan hal-hal yang dianjurkan agama.
  • Lakukan kegiatan positif seperti main game / gaming, baca buku, nonton TV / Bioskop / DVD, Browsing dsj.
  • Hindari pikiran, ucapan, dan perbuatan yang berjenis pornografi / pornoaksi.
  • Cari pergaulan/teman yang positif / membangun diri kita.
  • Jangan nonton / download / lihat hal-hal yang menjurus ke arah pornografi / pornoaksi dalam bentuk apapun.
  • Jika punya ‘koleksi’ di komputer, rak, dan tempat-tempat ‘rahasia’ lain. Binasakan semuanya sedini mungkin.
  • Dengarlah lagu-lagu yang ‘ear-friendly’. Jangan mendengar lagu-lagu dugem. Bisa memunculkan pikiran negatif.
  • Kendalikan dirimu sendiri.
  • Jika teman/relasi/keluarga mengajak beraktifitas / jalan-jalan, usahakan ikut berpartisipasi, jika anda sering berada di rumah / kamar sendirian, makin besar potensi anda untuk onani.
  • Jangan melamun.
Sumber : http://kakdony.wordpress.com/2009/10/27/bahaya-onani-bagi-remaja-laki-lakipria-muda/
Continue Reading...

Apa Yang Harus Dilakukan Seseorang Jika Mengetahui Terinfeksi HIV atau Hepatitis ?

Sabtu, 17 September 2011



Baik HIV/AIDS atau Hepatitis adalah istilah yang relatif baru, masing-masing dengan intonasi medis, terapeutik, religius dan kepemerintahan yang baru bagi orang-orang Indonesia. Kedua-duanya menciptakan realita dan krisis yang menghawatirkan di tengah masyarakat Indonesia umumnya.

Dengan HIV, dan kadang dengan Hepatitis C, masyarakat melekatkan 'stigma(mengartikan) menakutkan' kepada virus-virus ini. Sering kali terutama ketika orang-orang mengetahui seseorang terinfeksi HIV, mereka didiskriminasi dan diperlakukan seperti orang buangan, seperti seolah-olah tidak bisa disentuh. Orang-orang yang melakukan ini selalu merupakan orang-orang yang tidak mempunyai informasi dan tidak dapat edukasi(pelajaran) mengenai virus-virus ini.

Kenyataannya adalah cuma sedikit sekali orang yang tahu apa yang harus dilakuakan dengan seseorang yang terkena HIV atau Hepatitis! Para Dokter dan Terapis, seringakali sangat tidak yakni dengan apa yang terinfeksi salah satu virus ini! Indonesia adalah negara miskin, negara berkembang, dan kebanyakan orang tidak mampu membayar pengobatan untuk kedua penyakit ini seringkali membutuhkan perawatan bertahun-tahun, dan perawatannya sangat mahal.

Selain itu, para Dokter dan Terapis(dan pengobatan tradisional) seringkali hanya memberikan sedikit informasi tentang virus-virus tersebut kepada mereka yang terinfeksi. Sebenarnya bahkan banyak yang ternyata memberika informasi yang salah tentang virus ini, dibandingkan informasi yang akurat. Meski disayangkan, mereka takdapat disalahkan, karena pendidikan dan latihan mereka terbatas, dan juga pengetahuan mereka tentang perawatan, komseling kesehatan/perewatan/kwsejahteraan dan pengamalan kerja langsung yang berkaitan dengan virus-virus tersebut.

Hanya sedikit kaum 'Profesional Indonesia' yang punya informasi akurat tentang HIV/AIDS dan Hepatitis, dan sekaligus memepu mengkomunikasikan informasi tersebut dengan benar.

Jika seseorang mengetahui HIV/AIDS atau Hepatitis, informasi terbaik dan paling akutat dapat menukan di internet(contohnya Blog ini) . Tetapi, kebanyakan informasi tersebut dalam bahasa inggris! Saat ini, LSM memiliki informasi paling akurat tersedia untuk masyarakat umum. Kebanyakan LSM mudah ditemukan di seputar Indonesia.

Namum kenyataannya adalah, saat ini hanya ada sedikit informasi pengobatan atau terapi mengenai kedua virus ini di Indonesia. Karena hanya ada sedikit sekali spesialis atau ahli dengan pendidikan atau pelatihan yang berualitas, atau memiliki pengalaman langsung mengenai ini.
Continue Reading...

Bahaya Kentang Goreng

Rabu, 14 September 2011

Bahaya Kentang Goreng – Siapa yang tak tergoda dengan kelezatan kentang goreng. Kerenyahan dan sensasi rasanya saat disajikan hangat membuat ketagihan. Namun, bagi Anda yang keranjingan makanan ini, sebaiknya tetap waspada. Kandungan acrylamide dalam kentang goreng diduga meningkatkan risiko mengidap penyakit kanker, terutama pada wanita muda.
Kentang Goreng

Kentang Goreng

Seperti yang dipubliaksikan dalam British Journal of Cancer, kebiasaan menyantap makanan mengandung acrylamide memperbesar risiko mengidap kanker payudara, khususnya pada wanita yang belum memasuki masa menopause.
Para ilmuwan di University of Leeds, Inggris, melakukan penelitian berskala besar yang melibatkan 33.7331 perempuan berusia 35-69 tahun. Para perempuan ini dipantau selama 11 tahun dalam riset yang bertajuk “United Kingdom Women’s Cohort Study”. Dalam riset ini, peneliti mengkaji asupan makanan mengandung acrylamide, zat berpotensi karsinogen yang juga ditemukan dalam jenis makanan renyah lainnya, seperti keripik kentang.
Selama penelitian tersebut, para ahli mencatat setidaknya ada 1.084 kasus payudara yang terdiagnosis. Para ahli menemukan, asupan acrylamide tidak menjadi faktor tunggal yang memicu risiko kanker payudara pada wanita.
Namun setelah memperhitungkan variabel lainnya, kebiasaan mengonsumsi acrylamide dapat meningkatkan risiko kanker payudara sekitar 20 persen pada wanita premenopause.
Acrylamide adalah senyawa organik dengan rumus kimia C5H5NO. Senyawa ini dapat terbentuk pada bahan makanan berkarbohidrat tinggi, seperti jagung, kentang, singkong, dan tepung-tepungan yang disajikan dengan digoreng, dipanggang, atau dibakar pada suhu di atas 120 derajat celsius.
Sejumlah makanan, seperti keripik kentang, atau produk berbahan kentang lain, seperti kentang goreng, cereal (produk sarapan pagi), produk-produk bakery (roti panggang), dan produk yang dibuat dari jagung atau tepung jagung, diyakini memproduksi acrylamide dalam pengolahannya. Hal ini terjadi karena penyajiannya secara umum memerlukan suhu tinggi dan waktu cukup lama, apalagi bila terjadi perubahan warna menjadi kecoklatan (terlalu matang) atau hangus.
Continue Reading...

Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

A. Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :

  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.

B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.

Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal


Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal

Kita yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik. Semoga artikel ini berguna bagi Anda yang membutuhkan, Terima kasih.
Continue Reading...

Waspada Penyakit ISPA, Perbanyak Konsumsi Air Putih

Waspada Penyakit ISPA, Perbanyak Konsumsi Air Putih
      Memasuki musim pancaroba, masyarakat diminta untuk mewaspadai penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Cuaca yang panas dan kering, menyebabkan udara yang dihirup bercampur dengan debu, angin, kotoran dan kuman. Jika udara kotor kita hirup maka akan masuk ke tubuh dan menimbulkan infeksi.
      Daya tahan tubuh pun cenderung melemah ketika cuaca panas dan perubahan iklim yang ekstrim, sehingga membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Indikasi awal terserangnya tubuh oleh penyakit pun ditandai dengan badan lemas dan terasa panas. Apabila keadaan tersebut terus dibiarkan tanpa adanya penanganan, dapat mengakibatkan terserangnya tubuh oleh berbagai penyakit.
      Panas dan debu pun menyebabkan munculnya penyakit lain, seperti pilek dan batuk yang cepat menular. Iklim panas yang berlangsung terus-menerus ini juga berpotensi memunculkan penyakit lain, seperti diare dan berbagai penyakit yang menyerang saluran pencernaan.
      Oleh karena itu agar masyarakat terhindar dari penyakit ISPA dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan daya tahan tubuhnya agar tidak mudah terkena penyakit. Mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan dalam kondisi cuaca seperti ini agar terhindar dari penyakit radang, batuk, pilek, diare atau penyakit pencernaan. Selain banyak mengkonsumsi air putih, dianjurkan juga untuk mengkonsumsi vitamin B kompleks, C, dan E.
Continue Reading...

Apa Itu Penyakit Ispa ?

 

Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau secara istilah kedokteran adalah ISPA merupakan penyakit yang menyerang balita dan sekian dari beberapa korban harus di rawat inap di rumah sakit karena penyakit yang membahayakan. Serangan di saluran pernapasan pada masa bayi dan anak bisa menimbulkan kecacatan hingga dewasa.

Kematian yang ditimbulkan dari ISPA antara 20 persen hingga 30 persen, dan merupakan masalah kesehatan yang jangan diabaikan karena menyebabkan kematian bayi dan balita yang tinggi yaitu 1 dari 4 kematian yang terjadi. Jadi bisa diperkirakan mengalami 3 hingga 6 episode ISPA setiap tahun. Kemudian bisa di presentasikan sekitar 40 persen hinggan 60 persen dari kunjungan di Puskesmas adalah penyakit ISPA. Ini adalah kematian yang terbesar pada umumnya karena pneumonia dan bayi kurang dari 2 bulan.
Penyakit ini dapat ditularkan melalui udara pernapasan yang mengandung kumat yang terhirup orang sehat lewat saluran pernapasan. Viruslah yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan bagian atas, yang sering terjadi pada semua golongan masyarakat di musim dingin. Akan tetapi ISPA yang tidak ditangani secara lanjut, akan menjadi momok sebuah pneumonia yang menyerang anak kecil dan balita apabila terdapat zat gizi yang kurang dan ditambah dengan keadaan lingkungan yang tidak bersih. Beban Immunologis yang besar karena dipakai untuk penyakit parasit dan cacing, tidak tersedianya atau pemakaian berlebih antibiotik dan meningkatnya infeksi silang yang merupakan resiko utama pada anak – anak dan balita.

Well … Penyakit ini bisa di kenali dengan tanda atau gejala yang ditimbulkan yaitu :
1.  Suara nafas lemas bahkan hilang dan seperti ada cairan sehingga terdengar keras, ada gejala sesak yang kebiruan, nafas cuping hidung atau nafas dimana hidungnya tidak lubang, tertariknya kulit kedalam dinding dada atau bisa disebut retraksi dan sistem pernafasan yang tidak teratur serta cepat.
2. Gagal jantung, hipotensi, hipertensi, denyut jantung kadang cepat kadang lemah yang terdapat di sistem peredaran darah dan jantung.
3. Kejang dan koma, bingung, sakit kepala, mudang terangsang, sering gelisah yang yang menyerang di sistem syaraf
4. Letih dan sering berkeringat banyak.
Untuk anak dengan umur 2 bulan hingga 5 tahun yaitu kejang, intensitas kesadaran menurun, stridor, gizi buruk dan tidak bisa minum. Sedangkan untuk anak dibawah 2 bulan yaitu kemampuan minum yang menurun secara drastis yang biasanya kurang dari setengah volume dari setiap kebiasaan, mengi, mendengkur demam, dingin dan intensitas kesadaran menurun.
Continue Reading...

Faktor-Faktor Pemicu Kanker

Selasa, 13 September 2011

Sampai sekarang masih menjadi teka-teki, mengapa seseorang mengidap kanker, sedang orang lainnya tidak. Yang sudah diketahui, kanker bisa disebabkan oleh banyak faktor, dan berkembang dalam waktu bertahun-tahun.

Riset membuktikan bahwa bahwa beberapa faktor dapat meningkatkan resiko seseorang terkena kanker. Untungnya sebagian besar faktor resiko itu dapat dihindari, dikontrol, dan dikendalikan, dengan memilih gaya hidup yang tepat.
Berikut adalah faktor-faktor yang paling banyak menyebabkan timbulnya kanker. Faktor-faktor lainnya masih banyak, sayangnya belum memungkinkan untuk dibeberkan semuanya di sini.
Umur
Kebanyakan kanker menyerang orang yang berumur di atas 60 tahun. Tetapi tidak sedikit orang yang jauh lebih muda, bahkan anak-anak di bawah umur lima tahun, yang juga terkena kanker.
stop merokok
Rokok menyebabkan kanker!
Tembakau
Asap rokok/tembakau yang dihirup baik perokok aktif maupun perokok pasif dapat menyebabkan kanker paru-paru, kanker pita suara, kanker mulut, tenggorokan, ginjal, kandung kencing, kerongkongan, perut, pankreas, leukemia, dan leher rahim. Bukan hanya asapnya, bahkan sering menghirup aroma tembakau pun dapat menyebabkan kanker, dan mengunyah/menghisapnya (misal dalam bentuk susur –Jw) dapat menyebabkan kanker mulut.
Sinar Matahari
Sinar matahari pagi baik untuk kesehatan. Tetapi sinar matahari siang, yang banyak mengandung ultraviolet, dapat menyebabkan kanker kulit. Gunakan payung, topi lebar, dan pakaian yang sebanyak mungkin menutup tubuh untuk melindungi diri dari sinar ultraviolet. Kulit yang tidak terlindungi, sebaiknya diolesi dengan sunscreen yang mengandung sun protection factor (SPF) paling sedikit 15.
Sinar ultraviolet dapat menembus kaca, pakaian yang tipis, juga dapat dipantulkan oleh pasir, air, salju, dan es. Perlu diingat, bahwa lampu-lampu ultraviolet yang banyak dijual di toko juga dapat menyebabkan kanker, lho.
Zat-zat Kimia
Banyak zat kimia yang ditambahkan dalam makanan/minuman modern yang dapat menjadi pemicu kanker, misalnya zat pengawet, pewarna buatan, pemanis buatan, perasa buatan. Padahal, hampir semua makanan/minuman produksi pabrik atau yang dijual di warung/restoran mengandung zat-zat tambahan tersebut.
Tetapi makanan yang disiapkan di rumah pun belum tentu bebas resiko kanker. Karena kebanyakan sayur-sayuran dan buah-buahan ditanam dengan mengandalkan pupuk buatan dan pestisida. Makanan yang dipanggang, dibakar, atau digoreng dengan minyak jelantah juga berpotensi menyebabkan kanker. Begitu juga air yang terpolusi deterjen maupun limbah-limbah kimiawi lainnya (walaupun telah dijernihkan).

Zat-zat kimia lain penyebab kanker dapat masuk ke tubuh manusia melalui udara, misal bensin, asbes, kadmium, nikel, vinil klorida, dan sebagainya.
Infeksi Virus dan Bakteri
Beberapa jenis virus dan kuman dapat meningkatkan resiko kanker, antara lain:
Virus human papilloma (HPV), merupakan penyebab utama kanker leher rahim dan dapat meningkatkan resiko timbulnya kanker jenis lain. Virus hepatitis B dan hepatitis C dapat memicu timbulnya kanker hati. Virus human T-cell leukemia/lymphoma (HTLV-1) meningkatkan resiko limfoma dan leukemia. Virus human immunodeficiency (HIV) yang dikenal sebagai penyebab AIDS ini meningkatkan resiko limfoma dan Kaposi’s sarcoma.

Virus Epstein-Barr meningkatkan resiko terjangkitnya limfoma. Virus human herpes 8 (HHV8) dapat menyebabkan Kaposi’s sarcoma. Helicobacter pylori penyebab luka lambung dan usus juga dapat menimbulkan kanker di sepanjang saluran pencernaan.

Untuk mengurangi kemungkinan tertular virus/bakteri tersebut, hindari berganti-ganti pasangan seksual, juga jangan saling bertukar sikat gigi, jarum, sisir, peralatan makan, dsb.

Diet, Kegemukan, dan Kurang Gerak
Terlalu banyak mengkonsumsi daging merah dan garam diduga dapat meningkatkan resiko kanker usus, rektum, dan kanker lain di daerah perut. Sebaliknya banyak mengkonsumsi sayur dan buah dapat mengurangi resiko kanker di sepanjang saluran pencernaan.
Kegemukan dan kurang gerak dapat memicu timbulnya kanker payudara, endometrium, ginjal, usus besar, dan kerongkongan. Untuk mencegahnya, setiap hari berolahragalah setidaknya selama 30 menit.
Alkohol
Konsumsi alkohol dapat memicu kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, pita suara, liver, dan payudara. Tetapi sekali-sekali makan tape, tidak apa-apa kok.
Hormon
Hormon estrogen yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan terjangkitnya kanker kandungan dan kanker payudara. Sedang hormon progesteron dapat mencegah timbulnya kanker endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara. Kedua jenis hormon tersebut banyak digunakan sebagai bahan pil KB maupun terapi sulih hormon pada wanita menopause. Penggunaan jangka panjang dapat mengurangi resiko kanker kandungan dan endometrium, tetapi meningkatkan resiko kanker payudara dan kanker liver.
Riwayat Keluarga
Faktor-faktor pemicu di atas baru akan menimbulkan kanker kalau berhasil membuat sebuah gen dalam inti sel berubah (bermutasi). Jika sistem kekebalan tubuh tidak mampu memperbaiki atau menghancurkan gen yang mengalami mutasi ini, gen tersebut membuat sel normal berubah menjadi sel ganas, yang seterusnya berkembang menjadi kanker.
Adakalanya gen pembawa sifat ini kemudian diturunkan kepada anak, yang membuat anak tersebut memiliki gen yang tidak normal. Sekalipun demikian gen tidak normal ini belum tentu berkembang menjadi kanker, karena masih tergantung pada ada-tidaknya pemicu-pemicu lain dan kuat-tidaknya daya tahan tubuhnya. Lagipula tidak semua jenis kanker diturunkan. Hanya kanker jenis tertentu yang memiliki kecenderungan diturunkan, yakni melanoma (kanker kulit), payudara, kandungan, prostat, dan usus besar.
Continue Reading...

Populasi Nyamuk Yang Bertambah Banyak

Nyamuk adalah hewan yang suka menghisap darah manusia. Kalau nyamuk tidak bisa menghisap darah kita nyamuk akan kelapalan. Belakangan ini sudah banyak fenomena aneh karena faktor global warming. Saya contohkan fenomena populasi ulat bulu yang bertambah banyak. Fenomena itu membuat masyarakat resah karena ulat bulu yang masuk kedalam rumah, tanaman, pohon, dll.

Sekarang ini ada fenomena aneh yaitu populasi nyamuk yang bertambah banyak. Coba saja kalau kamu perhatikan tahun ini dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu nyamuk tidak begitu banyak, sedangkan sekarang populasi nyamuk sudah banyak atau besar. Mungkin fenomena ini sama seperti fenomena ulat bulu yang lalu. Perkembangbiakan dari hewan ini semakin cepat karena global warming(pemanasan global) ini. Memang belum ada penelitian yang pasti tentang fenomena ini. Tapi coba samakan fenomena ini dengan fenomena ulat bulu mungkin bisa masuk akal. Sampaikan populasi nyamuk akan terus bertambah ?

Populasi nyamuk mungkin akan terus bertambah banyak. Mengapa seperti itu ? Lihat saja lingkungan sekitar kita. Hutan di tebangi, lapisan atmosfer menipis, cuaca yang tidak menentu.

Ini adalah kesalahan manusia yang menghancurkan bumi perlahan-lahan. Manusia yang menghancurkan manusia pula yang harus menanggung dampak dari kerusakan atau kehancuran itu. Tidak terlambat untuk merubah sikap agar bumi dapat hijau tidak terjadi global warming. Ingat terlambat lebih baik dari pada sama sekali.
Continue Reading...

Ciri-Ciri Seseorang Lebih Sering Digigit Nyamuk

Orang-orang tertentu kadang lebih sering digigit nyamuk dibanding yang lain, hal ini tentu saja membuat orang lain penasaran. Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang lebih disenangi nyamuk. Musim panas identik dengan banyaknya serangga terutama nyamuk, dan hanya nyamuk betina saja yang menggigit karena ia membutuhkan asam amino dari darah yang berguna untuk sel telurnya. Asam amino yang dibutuhkan oleh nyamuk ini disebut isoleusin. Jika nyamuk betina bisa memperoleh jumlah isoleusin yang tepat, maka ia bisa menyimpan hingga 100 telur.



Tapi jika tidak, mungkin ia hanya mampu menyimpan 10 telur. Ketika nyamuk menusuk kulit maka ia akan mengeluarkan air liurnya yang mengandung zat kimia tertentu sehingga darah tidak membeku dan ia bisa menyedot darah sebanyak mungkin. Dan benjolan merah gatal yang muncul di kulit merupakan reaksi tubuh terhadap air liur nyamuk. Orang rentan terhadap gigitan nyamuk saat pagi atau fajar (saat matahari terbit) dan sore (saat matahari terbenam) karena serangga bersayap itu memang paling sering mencari makanan pada waktu-waktu tesebut.
Ada beberapa hal yang membuat seseorang lebih sering digigit nyamuk:

Orang dengan kadar asam urat yang tinggi.

Bau yang begitu kuat dari asam urat akan memungkinkan bagi nyamuk untuk mengikuti arah bau tersebut dan menggigitnya.
Ibu hamil
Umumnya napas yang dikeluarkan oleh ibu hamil mengandung kadar karbondioksida yang lebih tinggi sehingga kesempatannya lebih besar untuk digigit nyamuk.
Memiliki kolesterol dan steroid tinggi
Orang yang memiliki kadar kolesterol dan steroid tinggi di kulitnya cenderung lebih sering digigit nyamuk. Umumnya nyamuk akan mengikuti seseorang yang menghasilkan banyak kolesterol di kulitnya.
Orang yang banyak mengeluarkan karbon dioksida.
Nyamuk akan sangat tertarik dengan karbon dioksida yang dikeluarkan oleh tubuh, karenanya orang dengan kadar karbondioksida tinggi cenderung lebih sering digigit nyamuk.
Orang dengan kulit lembut
Orang dengan kulit lembut akan memudahkan nyamuk untuk menembus ke dalam daging. Setelahnya ia akan memiliki kemudahan tersendrii dalam menyedot darah.
Continue Reading...

Mengapa Nyamuk Suka Dengan Saya/Kamu


TAK ada orang yang rela merasa gatal dan kurang nyaman akibat gigitan nyamuk. Namun pernahkah Anda merasa dikerubuti nyamuk sementara orang lain tenang-tenang saja?

Berikut ini penyebab nyamuk menggigit Anda, tapi tidak orang di sekitar Anda.

1. Genetik
Ternyata, faktor genetik juga mewariskan faktor yang membuat Anda 'dekat' dengan nyamuk. Berdasarkan penelitian, genetik memengaruhi kemungkinan Anda disukai nyamuk hingga 85 persen.

2. Asam berlebihan
Ternyata, nyamuk menyukai orang dengan produksi asam berlebihan, seperti asam urat dan asam laktat. Substansi ini memicu nyamuk mencium aroma khas dan hinggap di tubuh Anda.

3. Kolesterol tinggi
Seseorang dengan konsentrasi kolesterol dan steroid tinggi pada permukaan kulitnya akan menarik nyamuk. Bukan berarti orang yang sering digigit nyamuk memiliki kadar kolesterol tinggi, tapi bisa juga karena metabolisme tubuh orang itu lebih efisien dalam mencerna kolesterol sehingga cepat dibawa ke permukaan kulit.

4. Golongan darah
Sebuah penelitian menunjukkan orang dengan golongan darah O lebih sering digigit nyamuk karena aroma tubuh mereka berbeda dengan golongan darah lainnya.

5. Produksi karbon dioksida

Orang yang mengeluarkan karbon dioksida lebih banyak, akan lebih sering digigit nyamuk. Itulah alasan orang dewasa lebih sering digigit nyamuk dibanding anak-anak. Begitu pula halnya dengan ibu hamil yang produksi karbon dioksidanya lebih banyak dibanding wanita biasa.
Continue Reading...

Mengatasi Masalah Buang Air Besar

Senin, 12 September 2011

Banyak di antara para pejuang kanker yang dalam perkembangan penyakitnya mengalami masalah dalam buang air besar (BAB). Diperkirakan 8-21% mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar, yaitu BAB kurang dari tiga kali seminggu. Konsistensinya dapat keras, normal, atau lunak, biasanya disertai kembung dan sensasi pengeluaran kotoran yang tidak tuntas.

sembelit
SEMBELIT: dialami 21% pejuang kanker.
Sembelit bisa disebabkan oleh kurang gerak, kelemahan umum, kebiasaan menahan BAB, gangguan metabolik (dehidrasi, kurang serat & residu makanan, diabetes, hiperkalsemia, hipokalemia, uremia), gangguan neurologis (tumor otak, gangguan pada tulang belakang, infiltrasi serabut saraf), gangguan psikologis (depresi berkepanjangan, stres mendadak), gangguan kolorektal (penyempitan/penyumbatan usus, massa tumor di rongga panggul, fibrosis akibat radiasi, nyeri pada dubur), karena pengaruh obat tertentu (golongan narkotika, antidiare, antidepresan, antasida, antikanker, diuretik, dll), dan banyak penyebab lainnya.

Berbeda dengan sembelit pada orang sehat yang umumnya dapat diatasi dengan memperbanyak minum, memperbanyak konsumsi serat makanan, atau memperbanyak gerak, hal-hal demikian belum tentu dapat dilakukan oleh pejuang kanker. Karena tidak sedikit pejuang kanker stadium lanjut yang fungsi organ-organ tubuhnya tidak normal lagi. Karena itu, untuk mengatasi kesulitan BAB harus diketahui penyebabnya lebih dahulu.

Namun ada hal-hal sederhana yang dapat dilakukan pejuang kanker untuk memperlancar BAB, antara lain:
• Jadwal makan tetap dan teratur dari hari ke hari.
• Mencoba BAB dengan jadwal yang tetap dan teratur setiap hari.
• Minum segelas air hangat segera setelah bangun tidur di pagi hari.
• Minum 8-10 gelas air putih, jus, atau kuah sayur setiap hari jika tidak mengalami gangguan ginjal atau gangguan berkemih. Air rebusan temulawak bahkan dapat memperlunak tinja.
• Batasi minuman dan makanan yang merangsang produksi gas.
• Untuk mengurangi udara yang tertelan, makanlah tanpa banyak bicara, minum tanpa menggunakan sedotan, dan jangan mengunyah permen karet.
• Jika tidak ada penyumbatan/penyempitan usus, perbanyak konsumsi serat makanan terutama yang dapat memperlunak tinja misalnya pepaya dan pisang ambon.
• Jika memungkinkan dan tidak ada gangguan syaraf/tulang, lakukan olahraga sesuai kemampuan. Jika tidak mampu bangkit dari tempat tidur, sering menggerakkan kaki dan berganti posisi dapat berfungsi sebagai olahraga ringan.
• Jika cara-cara di atas tidak berhasil, mintalah saran pencahar pada dokter. Ada banyak jenis pencahar yang bekerja dengan cara yang berbeda-beda (dan tidak selalu cocok dengan kondisi anda). Gunakan seperlunya, karena terlalu sering menggunakan pencahar justru membuat usus semakin malas untuk berkontraksi dan memperparah sembelit.
• Jika selama tiga hari berturut-turut tidak dapat BAB, segeralah konsultasi ke dokter.
DIARE

Ketika sebagian pejuang kanker mengalami konstipasi atau sembelit, 6-10% lainnya justru mengalami diare, yakni BAB cair lebih dari tiga kali sehari. Penyebabnya juga bermacam-macam, antara lain kanker usus, usus terjepit massa tumor, diet yang tidak tepat (keracunan makanan, terlalu tinggi serat, makanan pedas, alkohol), obat-obatan (pencahar, antibiotik, sitotoksik, antiradang), infeksi, radang usus, malabsorbsi lemak, tindakan bedah, diabetes, kecemasan, dan lain-lain.

Sama seperti konstipasi, untuk mengatasi diare pada pejuang kanker juga perlu mengenali penyebabnya lebih dulu. Namun ada hal-hal bersifat umum yang bisa dilakukan pejuang kanker di rumah:
  • Untuk mencegah dehidrasi, minum banyak cairan (air putih, oralit, teh, kuah sup, sari kunyit) dalam suhu normal, sedikitnya secangkir setiap selesai BAB. Hindari minuman terlalu panas/dingin.
  • Sering makan dalam porsi kecil.
  • Hindari makanan yang terlalu berbumbu, berminyak, terlalu manis.
  • Hindari susu. Tapi yoghurt boleh.
  • Hindari buah dan sayuran mentah, juga makanan pemicu gas. Kurangi porsi makanan berkadar serat tinggi, termasuk biji-bijian.
  • Jika diare berlanjut atau bahkan semakin parah, segera ke dokter.

BAB DI TEMPAT TIDUR
Masih ada lagi persoalan yang menyangkut BAB. Bagaimana kalau penderita tidak mampu bangkit lagi, sehingga terpaksa harus buang air besar di atas ranjang?

Cara yang lazim dipakai adalah menggunakan pispot. Alat sederhana ini serbaguna, dapat dipakai untuk buang air kecil maupun buang air besar. Mudah digunakan, dan juga dapat digunakan berulangkali.

Sayangnya tidak semua orang mau atau bisa BAB menggunakan pispot. Adanya sesuatu yang mengganjal, dingin dan keras, menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga tidak jarang BAB-nya “tidak bisa keluar”. Kalaupun “bisa keluar”, bau yang ditimbulkannya cukup mengganggu. Karena beda dengan BAB di WC yang dapat langsung disiram, BAB di pispot tidak bisa disiram sampai prosesnya selesai.

Alternatif kedua adalah penggunaan popok/diapers. Cara ini juga cukup praktis. Penggunanya dapat BAK maupun BAB sewaktu-waktu tanpa harus memanggil perawat/pendampingnya. Setelah selesai diapers-nya tinggal dibungkus rapat, lalu dibuang. Tetapi pemakaian diapers terus-menerus dapat membuat kulit terlalu lembab. Selain menimbulkan perasaan lembab/becek yang sangat tidak nyaman, juga dapat mengiritasi kulit, bahkan menimbulkan infeksi. Karena itu setelah terpakai diapers perlu segera diganti agar kulit tetap kering.
Selain kedua cara di atas, sekarang ada pilihan lain, yaitu anal irrigation system. Menggunakan alat mirip kateter untuk buang air kecil, tetapi khusus untuk BAB. Pasien cukup berbaring miring di tempat tidur, kemudian ujung kateter dimasukkan secara lembut ke dalam dubur. Setelah kateter terpasang, tinggal memasang kantong penampung kotoran pada ujung luar kateter. Dengan bantuan air bersih biasa, isi usus besar dapat dikuras bersih dan langsung tertampung di dalam kantong yang tertutup rapat, sehingga kotoran, cairan, maupun baunya tidak tercecer ke luar, bahkan tidak menyentuh kulit luar penderita
Continue Reading...

Angin Duduk


Istilah angin duduk atau angina mungkin kata yang pernah Anda dengar. Pengertian angin duduk masih simpang siur. Ada yang menganggap angin duduk seperti masuk angin tetapi dapat mematikan, ada pula yang menganggap angin duduk sebagai hal yang berbahaya dan dapat menimbulkan kematian. Dalam istilah kedokteran sendiri, tidak dikenal istilah angin duduk. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan angin duduk atau angina?



Angina atau Angin Duduk
Disebut sebagai angin duduk atau angina karena orang yang mengalaminya dapat meninggal secara tiba-tiba. Mungkin pada saat duduk tiba-tiba orang tersebut meninggal. Angin duduk berhubungan dengan jantung. Karena tidak ada dalam istilah kedokteran, maka istilah yang mirip dengan yang dimaksud angin duduk adalah angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri.
Jantung terletak pada bagian dalam dada kiri Anda. Jantung yang kekurangan oksigen akan menyebabkan rasa nyeri, itulah sebabnya dada kiri Anda terasa nyeri. Rasa nyeri dan dada terasa seperti ditekan dapat berlangsung mulai dari 5 menit sampai 30 menit. Rasa nyeri ini bisa menjalar sampai ke bahu dan lengan kiri Anda. Jadi pada intinya, angin duduk atau angina merupakan penyakit jantung iskemik, yang disebabkan berkurangnya pasokan oksigen maupun aliran darah ke jantung.
Secara garis besar, rasa nyeri akibat kekurangan oksigen dapat terjadi karena dua penyebab. Yang pertama, karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah di sekitar jantung yang membawa oksigen. Akibat dari penyempitan ini adalah kurangnya oksigen dari yang jumlah yang dibutuhkan. Penyebab kedua adalah adanya aktivitas berat yang mengakibatkan terjadinya lonjakan oksigen yang lebih daripada biasanya. Aktivitas yang dapat menyebabkan lonjakan kebutuhan oksigen misalnya saat berolahraga, mendaki, atau saat mengalami stres.

Gejala Angina

Rasa nyeri atau rasa ditekan di dada, merupakan gejala yang paling dapat dirasakan ketika terkena angina. Angina dapat menjadi peringatan bagi setengah dari mereka yang menderita serangan jantung. Beberapa orang mengalami napas tersengal-sengal atau kelelahan dan perasaan lunglai sebagai gejalanya. Hal ini mengindikasikan bahwa jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena penyumbatan koroner. Jika Anda sering mengalami hal tersebut, segeralah ke dokter untuk memeriksa jantung Anda. Meskipun demikian, setelah angina diberi perawatan, tidak ada jaminan bahwa serangan jantung dapat dicegah. Namun perawatan tersebut akan menurunkan risiko terjadinya serangan jantung dalam waktu dekat.

Menghindari Angina

Perhatikan juga angka sehat tubuh yang cukup penting untuk tubuh Anda, misalnya dengan menjaga:
  • Tekanan darah

    Tekanan darah dapat menyebabkan serangan angina pectoris karena tekanan darah yang tinggi dapat membuat kebutuhan tubuh terhadap oksigen meningkat. Info selengkapnya tentang tekanan darah tinggi atau hipertensi, dapat Anda temukan di artikel hipertensi.
  • Kadar Gula

    Tingkat kadar gula yang tinggi akan menghambat proses masuknya oksigen ke jantung. Info selengkapnya tentang gula darah dan diabetes, dapat Anda temukan di artikel: Diabetes.
  • Kolesterol

    Tingkat kolesterol harus dipantau karena penyumbat yang umum ditemukan pada pembuluh darah adalah lemak atau plak kolesterol. Info selengkapnya tentang kolesterol, dapat Anda temukan di artikel: Kolesterol.
Melakukan pemeriksaan darah yang sederhana sering kali mengindikasikan bahaya yang menanti lama sebelum seseorang mengalami gejala yang terlihat seperti angina. Maka, penting untuk memeriksakan tingkat kolesterol darah, kadar gula darah, dan juga tekanan darah Anda. Menjaga agar hal tersebut dalam batas yang normal menjadi hal yang penting untuk menghindari angina.

Mengatasi Angina

Seseorang yang merasakan rasa nyeri pada dada, sebaiknya segera memperbaiki pola hidup dan memeriksakan ke dokter. Jika kondisinya dibiarkan tanpa perawatan, kemungkinan besar hal itu akan memicu serangan jantung yang sangat fatal.
Selain itu, pola hidup tidak sehat menjadi hal yang umum yang menjadi penyebab angina dan taraf yang lebih parah yaitu serangan jantung. Kebiasaan merokok, tidak pernah berolahraga, makanan dengan kadar kolesterol tinggi, obesitas atau stres dapat menjadi pemicunya.
Angina merupakan indikasi bahwa ada yang tidak beres pada jantung Anda karena jika tidak dilakukan perubahan mungkin dapat menyebabkan serangan jantung yang dapat merenggut nyawa. Segeralah ubah pola hidup untuk menjalankan pola hidup yang sehat. Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur dan jika Anda pernah terkena serangan angina atau angin duduk atau pernah memiliki penyakit jantung sebaiknya pilih olahraga yang jangan terlalu berat.
Continue Reading...